Beranda > Pintu Tobat > Menghilangkan Kebiasaan Onani

Menghilangkan Kebiasaan Onani

Tanya:

Assalamu’alaikum. Saya seorang remaja muslim yang terjebak kebiasaan buruk onani. Saya tahu hal tersebut adalah kesalahan dan saya ingin menghentikannya tapi saya belum mampu. Tolong berikanlah saya nasihat bagaimana cara menghentikannya. Dan tolong beritahukan saya apa akibat buruk onani bagi kesehatan dan dampaknya dalam hubungan suami isteri setelah menikah. Karena ada beberapa kalangan termasuk ahli kedokteran yang menganggap perbuatan onani adalah normal, padahal yang saya tahu apa yang dilarang Allah l untuk dikerjakan manusia adalah agar mereka menjauhinya agar tidak mengerjakannya untuk kepentingan (kemanfaatan) manusia sendiri.

Fulan di bumi Allah

Dijawab oleh:

Al-Ustadz Abu Abdillah As Sarbini Al- Makassari

Wa’alaikumsalam warahmatullah. Benar apa yang anda katakan bahwa apa yang dilarang oleh Allah l atas hamba-hamba-Nya adalah demi kepentingan dan maslahat manusia sendiri. Tidaklah seorang hamba mengerjakan sesuatu yang haram kecuali pasti membahayakan dirinya sendiri. Di antara perbuatan haram yang terlarang adalah melakukan onani, apalagi sampai pada tahap jadi kebiasaan. Jadi perbuatan onani bukanlah perbuatan normal yang biasa-biasa saja. Para ulama dan ahli kesehatan juga telah menyatakan adanya mudharat yang akan merusak kesehatan pelakunya serta melemahkan kemampuan berhubungan suami-istri ketika berkeluarga. Selain itu pula onani merupakan perangai buruk yang rendah dan hina serta memalukan. Seorang muslim yang berakal dan berakhlak mulia akan menjaga dirinya semaksimal mungkin dari perbuatan yang hina ini. Barangsiapa terjebak dengan kebiasaan buruk ini, maka kami nasihatkan kepadanya hal-hal berikut ini:

  1. Hendaklah bertaubat kepada Allah l dan memohon ampunan-Nya.
  2. Menyabarkan diri agar tidak terjatuh kembali ke dalam kebiasaan buruk itu dan memohon pertolongan kepada Allah l agar mampu menghindarinya.
  3. Segera menempuh solusi yang akan membebaskannya dari onani dengan cara menikah, jika sudah mampu biaya untuk itu.
  4. Jika belum mampu menikah, hendaklah memperbanyak puasa hingga syahwatnya benar-benar hilang dan luluh dengan puasa.
  5. Menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan ibadah dan kegiatan duniawi yang bermanfaat baginya untuk mengalihkan pikirannya dari onani.
  6. Menjauhkan diri dari hal-hal yang membangkitkan syahwat, seperti melihat wajah dan sosok wanita secara langsung atau melalui gambar, bercampur baur (ikhtilat) dengan wanita, dan yang semisalnya yang bisa membangkitkan syahwat.

Ini yang bisa kami nasihatkan, semoga anda dan semisalnya diberi hidayah dan taufiq oleh Allah l untuk membenahi diri dan menempuh lembaran hidup baru di atas jalan Allah l. Seseorang tidak boleh berputus asa dari kebaikan dan rahmat Allah l, kesempatan masih terbuka lebar dan tidak ada kata terlambat selama hayat masih dikandung badan. Rasulullah n bersabda:

احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلاَ تَعْجِزْ

“Bersemangatlah engkau untuk meraih apa-apa yang bermanfaat bagimu dan mohonlah pertolongan kepada Allah l, serta janganlah engkau berputus asa.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah z)

Sumber:

http://asysyariah.com/syariah/problema-anda/12-menghilangkan-kebiasaan-onani.html

Kategori:Pintu Tobat
  1. Arya ZZah
    5 Juni 2011 pukul 10:11 PM

    Terimakasih banyak, atas dukungan nya dan saya akan berusaha untuk menghentikan perbuatan hina/ onani…

  2. aunangthea
    29 Oktober 2011 pukul 2:15 PM

    Benar onani sangat merugikan diri sendiri, tapi menikahlah…..

  3. 15 Desember 2011 pukul 6:50 PM

    Terimakasih banyak,
    akan saya coba.semoga berhasil

  4. 26 Februari 2012 pukul 1:46 AM

    Assalamu’alaikum . . .

    Mohon bantuan nya kpada org alim dlam islam agar mengasih tau Sya untuk tdk melakukan onani setiap hari . . . Aku ingin taubat . . . Tlong brikan aku ke simpulan untuk tdk melakukan onani

    • ardi
      20 November 2013 pukul 10:15 AM

      PAKSA DIRI UNTUK BERHENTI SEKARANG JUGA!!!
      berdasarkan pengalaman jangan manjakan diri dengan bertoleransi kepada diri “Saya akan sadar tapi butuh waktu”,, itu cuma pernyataan yang menjatuhkan saja. Kalo kita tidak segera bangkit pengaruh itu akan muncul”.
      1. Mulai dari sekarang
      2. Mulai dari diri sendiri
      3. Mulai dari hal yang kecil
      SEMANGAT SAUDARAKU!!!!

  5. Taufan
    1 Maret 2012 pukul 8:44 PM

    Saya juga butuh saran untuk tobat onani

  6. watamponebone
    30 Juli 2013 pukul 9:42 PM

    Awalnya sy sudah putus asa, krn saya sering melakukan Onani, tapi saya ingin sekali menghilangkan kebiasaan saya ini, saat saya mendengar “KESEMPATAN MASIH TERBUKA LEBAR”, saya langsung BERSEMANGAT untuk segera menghilangkan Kebiasaan HARAM itu… Mohon Do’anya…

  7. REHAN
    30 September 2013 pukul 5:30 AM

    ????

  8. 21 November 2013 pukul 3:32 PM

    gmna hukumnya orang yg trbyasa sholat 5 tpi suka onani apakah amalanya akan diterima?

  9. kifly
    30 Maret 2014 pukul 1:43 AM

    sya juga butu sarang

  10. 18 November 2014 pukul 9:24 AM

    terima kasih banyak,,, mohon dukungannya…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: